img

Tertawa Mainkan Ular Weling di Tongkrongan, Pemuda 18 Tahun Ini Tewas Sebelum Fajar

Malam itu terasa biasa, sekelompok pemuda sedang nongkrong di kawasan Pasir Jaya, Bogor Barat. Tapi seekor ular weling mengubah segalanya. UZ (18) tewas, HE (21) berjuang di ruang ICU. Bisa mematikan itu sudah merasuk sejak malam sementara keduanya masih tertawa.

Tertawa Mainkan Ular Weling di Tongkrongan, Pemuda 18 Tahun Ini Tewas Sebelum Fajar Dua pria di Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar) dipatuk ular weling. Nyawa salah satu korban tak terselamatkan

BOGOR - Tidak ada yang menyangka malam Selasa itu akan berakhir dengan kematian. Di sebuah tongkrongan di kawasan Landbouw, Pasir Jaya, Bogor Barat, dua pemuda sedang santai — sampai seekor ular weling muncul dan mengubah segalanya selamanya.

UZ (18) menjadi yang pertama dipatuk. Bukan panik, bukan berteriak minta pertolongan — ular itu malah ditangkap, lalu dijadikan bahan candaan. Dimainkan. Ditertawakan bersama. Bahkan terekam dalam video, UZ terlihat menggenggam ular berbisa tinggi itu sambil tertawa bersama rekannya. 

HE (21), rekannya yang ada di lokasi, refleks menangkap ular tersebut. Ia pun ikut dipatuk.

Bisa ular weling bekerja diam-diam. Tidak sakit hebat di awal. Tidak ada tanda yang mencolok. Dan itulah yang membuat senjatanya begitu mematikan.

Golden Time yang Terbuang Sia-sia

Lurah Pasir Jaya Rizky Dwi Nugraha mengungkapkan kedua korban digigit di bagian telapak tangan kiri. Mereka diduga tidak mengetahui bahwa ular belang hitam putih yang mereka mainkan itu menyimpan racun yang bisa membunuh. 

"Pada saat kejadian, salah satu korban ada yang tergigit oleh ular. Ular hitam dengan motif ada putihnya. Nah, korban mungkin tidak tahu itu ular berbisa," kata Rizky.

Jam demi jam berlalu tanpa penanganan medis. Baru pada Rabu (13/5) pagi, keduanya mulai merasakan gejala dampak bisa. Golden time untuk menyelamatkan nyawa sudah terlewat. Korban kemudian dibawa ke rumah dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Ummi Kota Bogor menggunakan ambulans.

Satu Tewas, Satu Kritis

Tapi semuanya sudah terlambat untuk UZ.

"Betul, satu orang yang meninggal," kata Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin saat dikonfirmasi, Rabu (13/5/2026). Jenazah UZ sudah dimakamkan oleh keluarga pada Rabu siang. 

Sementara HE, rekan yang ikut dipatuk karena refleks menangkap ular itu, masih berjuang di ruang ICU RS Ummi dalam kondisi kritis. "(Korban) atas nama Hendra kondisi kritis di ruang ICU RS Ummi, masih dalam penanganan medis," terang Didin.

Malam itu dimulai dengan tawa. Pagi harinya, satu keluarga kehilangan anak mereka yang baru 18 tahun.

Banner Side 1
BAGIKAN :