Ia menegaskan bahwa teknologi tidak dapat menggantikan peran dasar orang tua dalam membentuk karakter anak.
Rabu, 20 Mei 2026
BAGIKAN :
Anies Baswedan
JAKARTA – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyoroti dampak perkembangan kecerdasan buatan (AI) terhadap remaja dan menegaskan bahwa hal ini menjadi tantangan besar bagi orang tua dan guru. Pernyataan tersebut disampaikan pada Senin, 18 Mei 2026.Anies mengibaratkan AI seperti Superman yang memiliki kekuatan besar, namun tetap membutuhkan nilai moral dan pendidikan keluarga agar dapat digunakan dengan benar.
Ia menegaskan bahwa teknologi tidak dapat menggantikan peran dasar orang tua dalam membentuk karakter anak.
“AI tidak pernah bisa menggantikan pelukan ayah dan ibunya. Tantangan terbesar di era AI bukan hanya pada anak, tapi justru pada orang tua dan guru yang harus terus belajar agar mampu mendampingi mereka dengan arah yang tepat,” ujarnya.
Menurut Anies, peran pendampingan dari orang tua dan guru sangat penting agar remaja dapat memanfaatkan teknologi secara bijak dan tidak terjerumus pada dampak negatif. Ia mengajak semua pihak untuk terus meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam menghadapi perubahan zaman yang dipicu oleh kemajuan teknologi AI.