img

Kemensos Pastikan Rekrut 3.000 Guru dan 5.000 Tendik untuk Sekolah Rakyat

Kementerian Sosial memastikan akan merekrut lebih dari 3.000 guru dan 5.000 tenaga kependidikan (tendik) baru guna mendukung operasional Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.

Kemensos Pastikan Rekrut 3.000 Guru dan 5.000 Tendik untuk Sekolah Rakyat Foto: Menteri Sosial Saifullah Yusuf (kiri) bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, dan Menteri Pekerjaan Umum Dodi Hanggodo (kanan)

Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan pemerintah siap merekrut lebih dari 3.000 formasi guru dan 5.000 tenaga kependidikan baru untuk memenuhi kebutuhan pengajaran di Sekolah Rakyat.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan hal tersebut usai pertemuan terbatas dengan Menteri Pekerjaan Umum di Jakarta, Selasa (26 Mei 2026).

"Tentu akan ada penambahan guru, tapi juga meneruskan yang sudah lama. Tahun ini kita Insya Allah akan merekrut lebih dari 3.000 guru dan 5.000 tenaga kependidikan," kata Saifullah Yusuf.

Menurut Mensos, penambahan SDM pendidikan ini dilakukan secara masif untuk mengimbangi lonjakan kuota penerimaan siswa baru Sekolah Rakyat yang meningkat signifikan tahun ini. Kemensos menargetkan merekrut lebih dari 32.000 siswa baru pada 2026, dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

"Tahun depan itu kita Insya Allah bisa merekrut lebih dari 60.000 siswa," tambahnya.

Dengan perluasan tersebut, jumlah siswa aktif Sekolah Rakyat secara nasional diproyeksikan menembus lebih dari 100.000 siswa pada tahun depan.

Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang memberikan akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera (Desil 1-4). Program ini juga terintegrasi dengan layanan unggulan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis, serta berbagai program pemberdayaan lainnya.

Saat ini pemerintah sedang membangun 101 Sekolah Rakyat permanen pada tahun 2026 sebagai bagian dari target 500 sekolah permanen hingga 2029.

Banner Side 1
BAGIKAN :