Integrasi Kurikulum Merdeka dan Kurikulum Cinta perlu diarahkan pada pengembangan ekosistem pendidikan yang menyeimbangkan kompetensi akademik dengan kecerdasan emosional, spiritual, dan sosial.
Setuju atau tidak dengan isi tuntutan tersebut adalah perkara lain, aksi bertajuk “Indonesia Menuju Bangkrut” kemarin adalah surat dakwaan politik yang ditulis di jalanan oleh generasi muda terhadap cara pemimpin mengelola kekuasaan.
Fenomena sorak-sorai masyarakat menyambut pencopotan dan penahanan tiga eks pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan ledakan kelegaan dari luka kolektif masyarakat yang sudah terlalu lama dibiarkan menganga
Jika pemerintah gagal menyediakan jalan yang adil bagi generasi muda, jangan heran bila kelak mereka memilih bahasa politik yang lebih keras, lebih sinis, dan lebih sulit dikendalikan.
Idul Adha menyimpan pesan eksistensial bahwa manusia kerap terikat pada hal-hal duniawi secara berlebihan hingga melupakan esensi cinta yang paling hakiki
Pengalaman panjang korupsi pendidikan di Indonesia menunjukkan bahwa niat baik dan anggaran besar tidak otomatis melahirkan hasil yang baik. Tanpa tata kelola yang kokoh, program mulia sekalipun dapat berubah menjadi ruang baru bagi praktik korupsi.
Menariknya, meskipun sebanyak Rp335 triliun dialokasikan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), hal ini tidak mengurangi manfaat utama pendidikan. Justru sebagian besar pos anggaran pendidikan mengalami kenaikan.
Founder Sinergi Pendidikan Indonesia (SPI), Aldo Muhamad Derlan memberikan sorotan terhadap gagasan menutup program studi yang dinilai “tidak relevan” menyimpan asumsi problematik, dan harus ditolak.