Pebisnis berusia 79 tahun itu langsung menegaskan akan tetap memimpin Madrid sekaligus menyerang isu-isu yang menyebut El Real tengah berada dalam krisis.
Presiden Real Madrid Florentino Perez meluapkan emosi dalam konferensi pers yang berlangsung Selasa (12/5/2026) malam waktu Indonesia. Pebisnis berusia 79 tahun itu langsung menegaskan akan tetap memimpin Madrid sekaligus menyerang isu-isu yang menyebut El Real tengah berada dalam krisis.
Perez membantah kabar tentang kondisi kesehatannya yang beredar di publik. "Saya terus memimpin klub dan perusahaan saya, yang menghasilkan 50 juta euro per tahun. Kesehatan saya sempurna. Jika saya menderita kanker, saya akan pergi ke pusat onkologi. Itu pasti sudah dilaporkan di seluruh dunia. Itu tidak benar dan rumor itu sudah berkembang," kata Perez sebagaimana dilansir dari Diario AS.
Perez kemudian secara frontal menyerang Barcelona dengan menuding adanya konspirasi antara badan yang bertanggung jawab atas wasit di La Liga dengan rival abadi Madrid tersebut. Ia mengungkit kasus Negreira, yakni skandal suap yang terjadi pada 2018 di mana Barcelona dituduh membayar sekitar 8 juta euro kepada Jose Negreira, mantan wakil presiden komite wasit Spanyol. "Kasus Negreira, kasus korupsi olahraga, masih berlanjut. Ada wasit pada era itu yang masih memimpin pertandingan. Kami akan mengajukan berkas ke UEFA agar hal itu diakhiri," ucap Perez.
Perez menegaskan kerugian akibat dugaan konspirasi tersebut tidak hanya dialami Madrid. "Bukan selalu Real Madrid yang rugi, tetapi juga tim lain. Barça selalu diuntungkan. Kita akan lihat apakah UEFA akan turun tangan dalam masalah ini, dan mereka pasti akan turun tangan," ujarnya. Ia juga menyinggung kemungkinan proses pidana dan sanksi olahraga dari UEFA terkait kasus tersebut.