Di tahun 2026, tren gaya hidup masyarakat Indonesia bergeser. Bukan lagi kepemilikan barang branded, melainkan tubuh sehat dan fit yang kini menjadi ukuran prestise dan disiplin diri di kalangan urban.
Foto: Ilustrasi
Jakarta — Tubuh sehat dan fit kini menjadi kemewahan paling diidamkan. Di tengah tahun 2026, gaya hidup sehat bukan lagi sekadar tren, melainkan simbol status sosial baru di kalangan masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda dan kelas menengah atas.
Bukan jam tangan mewah atau mobil impor yang lagi-lagi dibicarakan, melainkan siapa yang konsisten ke gym, memiliki body composition ideal, dan menjaga kesehatan mental. Fenomena ini semakin kuat terlihat di media sosial dan komunitas wellness.
Psikolog dan konsultan gaya hidup Dr. Annisa Pratiwi mengatakan,
“Pada 2026, bentuk tubuh dan tingkat kebugaran seseorang sudah menjadi indikator status sosial baru. Masyarakat kini lebih terkesan pada orang yang disiplin berolahraga dan mengelola kesehatan, karena itu mencerminkan kontrol diri dan komitmen jangka panjang,” ujarnya Selasa (19/5/2026).
Menurut Annisa, pergeseran nilai ini dipengaruhi oleh beberapa faktor:
Kesadaran kesehatan pasca-pandemi yang masih tinggi
Tekanan media sosial yang mempromosikan wellness journey
Semakin mahalnya biaya pengobatan, sehingga pencegahan melalui gaya hidup sehat menjadi prioritas
Di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung, gym premium, studio yoga, pilates, hingga komunitas lari semakin ramai. Banyak orang rela menginvestasikan jutaan rupiah per bulan untuk personal trainer, suplemen berkualitas, meal prep, dan aplikasi kesehatan.
“Kalau dulu orang pamer tas atau sepatu branded, sekarang lebih bangga pamer progress workout, body fat percentage, atau rutinitas morning run mereka,” tambah Annisa.
Fenomena ini juga didukung oleh maraknya konten “body goals”, “wellness aesthetic”, dan “that girl routine” di TikTok dan Instagram sepanjang awal 2026.
Tips Memulai Gaya Hidup Sehat 2026:
Apakah Anda sudah ikut tren “kemewahan baru” ini?