Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun menjelaskan rapat pada Senin ini merupakan lanjutan dari rapat pada 8 April yang sempat tertunda, sehingga langsung dibuka dengan sesi tanya jawab.
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI memanggil Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo beserta jajarannya di tengah nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang nyaris menyentuh Rp17.700 dan resmi menjadi level terlemah sepanjang sejarah. Pemanggilan dilakukan dalam rapat kerja Komisi XI DPR RI bersama BI dalam agenda laporan kinerja BI 2025 pada Senin (18/5/2026).
Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun menjelaskan rapat pada Senin ini merupakan lanjutan dari rapat pada 8 April yang sempat tertunda, sehingga langsung dibuka dengan sesi tanya jawab. Para anggota DPR ramai-ramai melayangkan pertanyaan soal kondisi rupiah yang terus tertekan, termasuk mempertanyakan indikator BI dalam menentukan nilai tukar rupiah apakah posisinya terjaga atau tidak. Pertanyaan tersebut merujuk pada tanggapan Bank Sentral yang kerap menyebut rupiah berada dalam posisi stabilitas yang terjaga meskipun terjadi pelemahan.
Tepat saat rapat berlangsung, nilai tukar rupiah terpantau nyaris menembus level Rp17.700 per dolar AS. Berdasarkan situs Bloomberg, rupiah berada di level Rp17.676 per dolar AS pada pukul 12.00 WIB, melemah 80 poin atau 0,45 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Pada pembukaan perdagangan pagi, mata uang domestik sudah berada di level Rp17.630 per dolar AS atau turun 33 poin.
Level tersebut melampaui rekor pelemahan rupiah saat krisis moneter 1998 yang sempat menyentuh kisaran Rp16.800 per dolar AS, sehingga menjadikan posisi rupiah saat ini sebagai yang terlemah dalam sejarah Indonesia. Anggota DPR juga mempertanyakan upaya konkret yang dilakukan BI agar rupiah dapat kembali menguat dalam waktu dekat.